Waktuku dan waktumu sudah ditentukan lamanya. Hanya 24 jam saja. Siangnya dan malamnya hanya terbatas 12 jam. Mengapa waktu yang singkat ini terasa lambat laun kian cepat saja. Padahal keseharianku tidak ada yang berubah. Waktu tidur, waktu makan, dan waktuku menuntut ilmu juga sesuai jadwal sebagaimana mestinya. Namun kiranya benar-benar waktuku sulit kukejar.
Aku berusaha menghentikan sejenak kegiatanku, untuk mencermati bagaimana waktuku berjalan. Oh...kutahu sekarang. Waktuku memang berjalan sangat cepat. Bukan detik demi detiknya yang ingin merongrong maju, namun ada hal lain yang menyebabkan waktuku sepertinya berjalan cepat.
Wahai diriku, kau sekarang sudah beranjak dewasa. Tubuhmu makin meninggi. Suaramu makin menggema. Kemulianmu kian terangkat. Cara berpikirmu sudah terlihat kematangannya. Emosimu mulai terjaga. Dan cintamu pada lain jenismu mulai terasah.
Nah, kedewasaanku ini yang membuat waktuku makin cepat dan bergerak cepat. Karena oh karena....kegiatanku mulai bertambah, kewajibanku tambah berat, dan banyak hak yang harus terpenuhi, sedang aku tidak menghiraukan berjalannya waktu.
Waktuku memang tetap 24 jam saja, akan tetapi intensitas kegiatanku tambah usia tambah banyak saja. Buat apa kusesali kedewasaanku ini? Harusnya kusikapi dengan arif dan cerdas. Menjadikan kedewasaanku ini ladang bagi kebaikan diri dan sekitarku. Mereka orang-orang butuh bantuanku. Mereka para fakir miskin membutuhkan uluran tanganku. Teman-temanku membutuhkan pula nasihatku. Dan kebaikan ditunggu juga oleh manusia-manusia lainnya.
Maka kukatakan pada diriku sendiri,
wahai orang yang telah dewasa, jadilah dirimu pribadi yang perkasa. Siap menerima segala macam halangan deru ujian dan cobaan yang siap menggoyahkanmu. Gigitlah prinsip bijak dari Tuhanmu. Jadilah sesosok manusia yang unggul bilamana menjadi manusia yang sempurna tidaklah mungkin.
Kewajibanmu telah menunggu, hak-hak di sekelilingmu telah menanyakanmu. Jangan kau lari dari semua ini. Jangan kau pergi. Usah kau sedih. Buatlah kedewasaanmu adalah masa bakti untuk agama dan negerimu. Ingatlah selalu, wahai diriku....
Jumat, 03 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar