Selasa, 07 Juli 2009

Untuk Adikku Mahasiswa Baru

Tahun ajaran baru telah dimulai. Para murid mencari sekolah baru dan para calon mahasiswa mencari tempat kuliahnya. Mereka semua menginginkan masa depan yang lebih baik. Lebih baik dari orang tuanya, dari lingkungannya, dan lebih baik dari semuanya yang pernah mereka temui.

Saya bersyukur, masih besar keinginan para pemuda zaman sekarang untuk menuntut ilmu. Meskipun kondisi perekonomian mereka lagi seret, mereka tetap berusaha mencari jalan keluar, agar permasalahan ekonomi tidak memupus semangat belajar mereka. Mulai dari mengandalkan beasiswa, sistem SPP subsidi silang, atau sepertinya ada yang menjual sawah dan ladang yang bapak dan ibu mereka miliki. Kantor pegadaian juga tak luput untuk mereka datangi, sekiranya emas dan perhiasaan ibu mereka mampu untuk sementara waktu bisa dijadikan uang demi membiayai pengeluaran sekolah dan kampus mereka yang tidak murah.

Biasanya saya tidak begitu sering berada di kampus ketika pendaftaran mahasiswa baru dibuka. Yah, mungkin sekedar menyelesaikan sedikit urusan di kampus yang belum selesai, jadi siang itu saya pergi ke kampus, kampusku tercinta.

Setiba di kampus, betapa banyaknya terlihat calon-calon mahasiswa yang masih tampak lugunya menjinjing tas yang penuh dengan muatan, bertolak ke kost baru mereka sepertinya. Pikir saya isinya mungkin pakaian-pakaian serta kebutuhan sehari-hari ketika di kota Malang. Memang benar, rata-rata calon mahasiswa itu berdatangan dari luar kota menuju kota Malang.

Oh, di belakang mereka ternyata bapak-ibu mereka menyertai langkah-langkah mereka. Bapak serta ibunya tak luput juga membawa dus-dus penuh, entah apa isinya. Adik kecilnya atau kerabatnya juga ikut dalam rombongan tersebut. Subhanalloh, perjuangan para calon mahasiswa dalam menuntut ilmu tampak dalam rombongan tersebut. Semoga apa yang mereka cita-citakan dan apa yang bapak-ibu mereka harapkan dari putra-putri mereka, para calon mahasiswa mahasiswa, bisa terpenuhi. Sesungguhnya balasan setimpal dengan amal perbuatan mereka...

Saya berpesan kepada adik-adik saya, para calon mahasiswa dan mahasiswi, tunaikan cita-cita dan harapan dari orang tuamu. Jangan kau bertingkah sembarangan di tempat kostmu setelah kau ditinggal pulang orang tuamu ke kampung. Apabila orang tuamu tidak mengawasimu, ingatlah ada Dzat yang selalu mengawasimu...

Wahai adik-adikku, sekali lagi, jaga nama baik keluargamu, jangan rusak nama baik mereka dengan tindakan bodohmu. Karena umumnya anak muda masih lemah cara berpikirnya, labil emosinya, suka ikut-ikutan meskipun yang mereka ikuti itu membahayakan diri-diri mereka.

Wahai adik-adikku, carilah lingkungan yang bisa mengamankanmu. Carilah pula teman-teman sholeh yang selalu mendekatkanmu kepada Tuhanmu. Jauhi teman-teman yang mengajak pergaulan bebas, hura-hura, tidak sungguh-sungguh dalam berkuliah, dan tidak menasihatimu ketika kau terjerembab dalam lubang keteledoran pemuda lazimnya.

Wahai adik-adikku, terutama yang puteri, jagalah auratmu-jagalah kehormatanmu. Islam telah memuliakanmu dengan jilbab syar'i yang melindungimu dari pandangan dan godaan lelaki yang biadab. Berpakaianlah yang sopan, yang tidak mengundang ketertarikan serigala-serigala busuk di sekelilingmu. Selalulah mengajak sesama teman puterimu bila keluar tempat kostmu, meskipun sekedar membeli makanan untuk santap malam. Saya sebagai lelaki, sungguh tahu bagaimana rawannya teman-teman puteri ketika mereka sendirian jauh dari orang-orang tua mereka...Hingga sering saya mendengar kabar miris tentang rusaknya kehormatan para mahasiswi akibat salah pergaulan. Jangan sampai hal ini terjadi para dirimu, duhai adik-adikku calon mahasiswi.

Terakhir, berilah kabar selalu tentang kesehatan dan keberhasilanmu kepada orang tuamu yang sangat jauh di kampungnya. Entah telepon atau minimal SMS sudah lebih dari cukup. Jangan kau beralasan tidak punya pulsa, sehingga kau melupakan kedua orang tuamu yang senantiasa terus berdoa untuk kesuksesanmu. Cobalah kau rasakan betapa perihnya hati bapak-ibumu karena jauh dari buah hati mereka, yang biasanya selalu dekat mendampingi mereka, di kampung halaman mereka...

Selamat menuntut ilmu, semoga sukses dan menjadi seorang intelek yang bermanfaat untuk kebaikan Islam wal Muslimin...

Doa orang tuamu serta pengharapan mereka, selalu teriring untukmu...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar